Dalam kimia, sebuah logam (bahasa Yunani: Metallon) adalah sebuah unsur kimia yang siap membentuk ion (kation) dan memiliki ikatan logam, dan kadangkala dikatakan bahwa ia mirip dengan kation di awan elektron. Metal adalah salah satu dari tiga kelompok unsur yang dibedakan oleh properti ionisasi dan ikatan, bersama dengan metaloid dan nonlogam. Dalam tabel periodik, garis diagonal digambar dari boron (B) ke polonium (Po) membedakan logam dari nonlogam. Unsur dalam garis ini adalah metaloid, kadangkala disebut semi-logam; unsur di kiri bawah adalah logam; unsur ke kanan atas adalah nonlogam.
Tapi sepertinya bukan metal itu yang akan kita bahas. Yap, metal yang kita bahas adalah jenis musik metal.
Sejarah
Heavy metal ditemukan oleh Band veteran Tahun 60'an Steppenwolf, dalam lagu klasiknya yang berjudul 'Born To Be Wild' (ada di baris kedua bait kedua, "dasar maniak barang remeh-remeh!").
"I like smoke and lightning Heavy metal thunder Racin' with the wind And the feelin' that I'm under".
Tapi istilah itu belum dipakai secara tepat sampai pada tahun 1970, ketika Black Sabbath merilis album perdana klasik mereka yang berjudul ' Paranoid'. Cukup banyak band Heavy metal.
Dari tahun 1960-an atau bisa disebut Blues Rock seperti Led Zeppelin, AC/DC Classic metal dan disekitar 60an sampai 70'an atau disebut Classic Rock seperti Black Sabbath, Blue Oyster Cult, Deep Purple, Alice Cooper. Permainan Classic metal dimainkan kadang dengan Organ. Musiknya dikendalikan oleh riff yang lebih sering dimainkan dalam tangga nada minor. Vokalisnya juga terpengaruh oleh Led Zeppelin kecuali Bapak metal Ozzy Osbourne yang dipengaruhi oleh Sirene udara.
Rupa-rupa Metal...(emang metal punya wajah?)
Gothic metal adalah sejenis musik metal yang biasanya (namun tidak selalu) memakai dua orang vokalis. Pertama vokal wanita dengan suara soprano, lalu vokal kedua adalah vokal pria dengan gaya vokal dari musik black atau death metal (sehingga gaya vokal seperti itu banyak disebut sebagai vokal 'Beauty and the Beast'). Lirik-liriknya kebanyakan bernuansa pagan, kemuraman, kegelapan. Aliran musik ini paling populer di Eropa, meskipun jumlah penggemar mainstream (kalangan umum) tidak banyak.
Progressive metal adalah sub-gender dari heavy metal dimana sangat powerful, suara gitar metal yang kental dan dengan struktur yang kompleks, ritme yang aneh, permainan musik yang rumit dari progresif rock. Kebanyakan band progresif metal juga dipengaruhi dari fusion jazz dan musik klasik. Seperti lagu progresif rock, progresif metal juga kadang-kadang lebih panjang dan lebih lama dari musik rock standard, dan kadang mereka juga memilih untuk membuat album yang berkonsep. Dan akhirnya, progresif metal jarang terdengar di radio dan terlihat di acara televisi.
Thrash metal adalah sub-gender dari heavy metal, salah satu dari metal extreme dengan kecepatan tinggi dan agresi. Menggasak lagu secara khas menggunakan riff rendah, ditumpangi dengan gaya mengiris-iris pemimpin. Menggasak lirik lagu ekspres nihilistis, menggunakan pandangan atau kesepakatan emisi sosial, bahasa berdarah, satu pendekatan yang mana secara parsial tumpang tindih dengan gaya hardcore.
Death metal adalah satu heavy metal ekstrim subgenre. Ini secara khas ditandai oleh penggunaan dari distorsi gitar yang berat, beralun rendah dengan suara yang berat, lirik abnormal, alun suara berlangkah cepat dan kemerduan, dan struktur lagu yang aneh.
To be continued…
No comments:
Post a Comment